Pages

Showing posts with label love. Show all posts
Showing posts with label love. Show all posts

May 30, 2013

Though I said that I love him so much and really want to sacrifice all I've got to make it work, sometimes it doesn't. Sometimes it keeps me tired, and realize how powerless I am in this situation. Cannot touch, cannot speak directly. While you got all technology you needed, but it will never be the same. In the rare situation, helpless atmosphere, all you wanna do is be there, and even that simplest act, you cannot do. And that what leaves you in this situation, confused and silenced and wondered what might be different if we take different action, if we were at different condition, luckier one. I guess lucky doesn't apply to everyone. Sometimes to do nothing is all you can do, being an individual again, not two, as we always hope before. High praise to all people who can do this successfully, this all is hard work, very extravagant one. Who says love conquer all? It requires hard work, sacrifice, sincerity, hope. But maybe there is always hope. There is always a thing that I can do to support without being there. By not letting myself down. By being strong. It's hard to be a strong one in a relationship, but sometimes we have to man up and be one. So, here I am, take my best effort to be a strong one. For now. Until wheels spinning and I take my turn to be the weaker one.

After all, what doesn't kill you make you're stronger, right?

Until then, I love you so much. You know who you are.

PS. Damn you distance. Damn you.

March 13, 2013

Pertanyaan Melati

"Do you believe in second chance?"

Suatu pagi Melati menanyakan hal ini kepada saya.

"Tungguuu.. masalah second chance apa dulu ini? Secara umum sih gw percaya sama second chance, tapi kalo hubungannya sama selingkuh, gw nggak bisa janji deh. Gw percaya, tapi kalo misalnya kejadian sama gw, jujur, I have no idea what to do."


I don't tolerate infidelity. Ever. Nggak tau kenapa,ngebayanginnya aja saya nggak mampu. Amit-amit deh kalo sampai kejadian pada saya. Makanya waktu Melati tanya ke saya, apakah saya akan memberikan kesempatan kedua kalau pasangan saya sudah ketauan nggak setia, saya bener-bener nggak tau deh harus ngomong apa.

Kalau baca disini dan disini, jaman sekarang apapun bisa terjadi ya. Ketakutan buat hal itu ada, cuma salah seorang ayah dari teman saya pernah berkata, "Berdoa aja, dan jadi orang baik. Kalau kita jadi orang baik, insya Allah pasangan yang didapat bakal baik juga." Nah, berarti kembali ke have a faith, soalnya kalo misalnya nggak gitu, bakal ketakutan terus dunk untuk memulai hubungan?

Nah, kembali kalau misalnya menemukan pasangan kita selingkuh, siapkah kita untuk memberinya kesempatan kedua?

YES? Mungkin iya. Walaupun perjalanan yang ditempuh untuk berkata iya ini pasti bakalan sulit dan berliku banget. Tapi demi cinta? Putus waktu pacaran aja udah sakit banget, apalagi cerai. Kalau misalnya alasan cinta terlalu naif, mungkin demi anak-anak? I haven't had kids yet, tapi kalo denger-denger dari orang lain (even my mom said that) cinta kepada anak bisa membuat orang tua melakukan apa saja, termasuk berusaha keras mempertahankan atau memperbaiki pernikahannya. 

NO? Karena mungkin usaha yang ditempuh akan sangat sulit dan menyakitkan. Pertama, apakah kita bakal mempercayai pasangan seperti sebelum itu terjadi? Kedua, siapkah kita mengubur dalam-dalam kejadian yang sudah lalu dan berusaha untuk TIDAK PERNAH mengungkit kejadian itu kembali dengan pasangan kita pada saat terjadi perdebatan antara kita dengan pasangan? You know, it's easy to forgive, but forget?

Jadi, sebenarnya saya juga nggak tahu langkah apa yang saya bakal pilih KALAU itu terjadi. Dan saya nggak tahu, apakah saya berani memberikan KESEMPATAN KEDUA itu pada saatnya nanti. Yah, mari berdoa saja agar hal-hal yang tidak diinginkan itu nggak terjadi di hidup kita semua. Amin :)